Lewati ke konten
MAJELISPEMBUKA JALAN
Manifesto

Tujuh kalimat yang kami pegang.

    01

    Tidak seorang pun menciptakan seluruh jalannya sendiri.

    02

    Di balik tempat kami berdiri hari ini ada orang, keadaan, keluarga, guru, institusi, dan generasi yang tidak pernah kami pilih.

    03

    Karena itu akses bukan sekadar milik. Ia amanah.

    04

    Kami duduk setara. Tidak ada kursi yang membuat suara seseorang lebih berat.

    05

    Kami tidak melawan siapa pun. Kami melawan keberhasilan yang berhenti bergerak.

    06

    Kami tidak mengukur tepuk tangan. Kami mengukur pintu yang benar-benar terbuka.

    07

    Pintu yang pernah terbuka untuk kami seharusnya tidak menjadi pintu terakhir.

Catatan akar nilai

Bagi sebagian pendiri, gagasan amanah atas akses tumbuh dari tradisi Islam yang mereka pelajari: bahwa apa yang dititipkan kepada seseorang akan ditanya kembali. Itu satu akar, bukan identitas organisasi.

Majelis terbuka lintas iman dan tidak memaksakan satu cara pandang. Yang diminta hanya satu: kesediaan membuka jalan bagi orang lain.